Manajemen Industri secara umum adalah proses mengatur (Planning, Organizing, Actuating, Controling) yang dilakukan oleh suatu industri untuk mencapai tujuan usaha secara efektif dan efisien. Dengan kata lain, manajemen industri merupakan kemampuan manajemen suatu industri dalam upaya pengembangan industri dengan prinsip planning hingga controlling, pemenuhan fungsi manajerial untuk mencapai tujuan usaha, tingkatan manajemen yang didukung keterampilan yang dibutuhkan untuk menggerakkan sumber daya manusia (SDM) hingga pasar. Perkembangan teknologi mendorong industri untuk memberi nilai tambah dari produk yang ditawarkan untuk dapat memenangkan persaingan. Fokus dari industri saat ini tidak lagi hanya pada komoditas dan produk, namun sudah menawarkan jasa serta pengetahuan dan pengalaman sebagai competitive advantage dari perusahaan. Pemanfaatan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi alat bantu untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi perusahaan dalam meningkatkan daya saing perusahaan industri.

Tujuan dari mata kuliah Manajemen Industri ini adalah agar memahami dan mampu melakukan upaya pemeliharaan kerja sama dalam suatu organisasi untuk mencapai target yang direncanakan dengan menggunakan sumber daya yang dimiliki. Selain itu, mahasiswa diharapkan dapat mengetahui dan memahami cara mengelola sumber daya manusia dan teknologi yang dimiliki agar mampu optimal dalam produksi (pemberian jasa), yang mana untuk memperoleh hasil yang maksimal, maka manajemen industri harus dikuasai agar bisa diterapkan dalam suatu industri, termasuk industri yang berhubungan dengan desain grafis.
Studi kelayakan bisnis adalah suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu kegiatan usaha atau bisnis yang akan dijalankan, dalam rangka menentukan layak atau tidak usaha tersebut dijalankan. Ukuran kelayakan masing-masing jenis usaha sangat berbeda, akan tetapi aspek-aspek yang digunakn unutuk layak atau tidaknya adalah sama sekalipun bidang usahanya berbeda. Penilaian masing-masing aspek nantinya harus dinilai secara keseluruhan, bukannya berdiri sendiri-sendiri. Studi kelayakan bisnis sangat penting bagi perusahaan yang akan berdiri walaupun tingkatan kerumitan dalam studi kelayakan bisnis ini relatif (Kasmir dan Jakfar, 2006; Umar, 2003).

Tujuan utama dari mata kuliah Studi Kelayakan Bisnis ini agar mahasiswa dapat mengetahui berbagai situasi dan kondisi yang dialami oleh perusahaan yang akan berdiri berjalan sesuai harapan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, serta mengukur seberapa besar potensi usaha tersebut, baik dalam situasi mendukung maupun situasi tidak mendukung. Oleh karena mahasiswa dapat mengetahui bahwa proses studi kelayakan bisnis ini harus benar adanya, jangan sampai terjadi kesalahan dalam perhitungannya.